HALIM-2014-REV-3-Rev-21-Jan-2014

Rahasia Bhutan Menjadi Negara Paling Bahagia di Dunia

bhutan2.jpg

Bhutan dikenal sebagai negara paling bahagia di dunia. Masyarakatnya hidup dengan sejahtera, jauh dari kriminalitas dan lingkungannya sehat. Tapi Anda bakal kaget saat mengetahui rahasianya. Apa itu?

Seorang penulis dari BBC Travel, Eric Weiner menuliskan kisah traveling yang tidak biasa dari perjalanannya ke Thimpu, ibukota Negara Bhutan. Bhutan adalah negara kecil di dataran tinggi di Asia Selatan, yang berbatasan dengan Nepal dan Bangladesh.

Thimphu

Kota Thimphu yang berada di dataran tinggi

“Saya merasakan pusing dan sesak nafas,” begitu tulis Eric pada BBC Travel memulai kisahnya, seperti yang detikTravel lansir, Senin (20/4/2015).

Mungkin, pikir Eric, dia hanya belum terbiasa dengan lingkungan di sana. Terang saja, dia berada di ketinggian 2.300 mdpl yang mungkin badan menjadi lebih berat karena udara tipis dan angin yang bertiup kencang. Eric tak mau ambil pusing, dia lantas pergi ke dokter.

Apa yang dikatakan dokter membuat Eric terkejut. Ternyata, dia sehat-sehat saja dan badannya tidak bermasalah. Walaupun, Eric sempat panik karena badannya yang langung drop.

“Anda sebaiknya harus merenungkan kematian paling tidak lima menit setiap hari. Itu akan menyembuhkan Anda,” kata sang dokter.

173658-bhutan-royal-wedding

Raja dan Ratu Bhutan

Eric tak habis pikir. Mengapa dia harus merenungkan tentang kematian, suatu hal yang paling menyedihkan. Dan yang membuat Eric makin geleng-geleng kepala, rupanya merenungkan kematian lima kali sehari sudah menjadi kebiasaan bagi orang-orang di Bhutan. Padahal, Bhutan punya standar penilaian Gross National Happiness, suatu badan yang mengukur kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya.

Eric kemudian mendapati fakta yang mencengangkan. Dia membaca buku A Field Guide to Happiness: What I Learned in Bhutan About Living, Loving and Waking Up karangan Linda Leaming. Di situlah dia baru sadar, rahasia Bhutan menjadi negara paling bahagia di dunia adalah masyarakatnya yang selalu merenungkan kematian.

129214080

Penduduk Bhutan dengan pakaian khas

“Saya menyadari, berpikir tentang kematian tidaklah membuat orang tertekan. Itu justru membuat saya menikmati setiap momen dan melihat hal-hal yang mungkin tidak biasa saya lihat. Di Negara Barat, kematian adalah sesuatu yang menyedihkan. Sedangkan di Bhutan, itu adalah bagian dari hidup yang pasti kita lalui,” tulis Linda Leaming dalam bukunya.

Bukan berarti orang-orang di Bhutan berani untuk mati. Mereka tetap takut dengan datangnya kematian, tapi justru tidak memikirkan hal itu menjadi masalah. Bhutan pun menawarkan kematian dalam banyak cara, seperti jatuh dari jurang, diserang beruang atau makan jamur beracun.

Bhutanese-Lunch

Makanan Khas dan Pokok di Bhutan yang berupa Beras Merah

Suatu penelitian di University of Kentucky pada tahun 2007, ternyata sudah pernah mengungkap korelasi antara mengingat kematian dengan kehidupan yang bahagia. 12 Mahasiswa dibagi dalam dua kelompok, kelompok pertama disuruh berpikir tentang kunjungan ke dokter gigi yang menyakitkan dan satunya lagi disuruh merenungkan tentang kematian.

Hasilnya, kelompok pertama dipenuhi rasa ketakutan dan sulit menyelesaikan suatu kalimat misalnya ‘Jo sedang….’. Berbeda dengan kelompok kedua, mereka malah dengan mudah membangun kata-kata positif dan penuh dengan sukacita.

Kesimpulannya, kematian suatu hal yang mungkin dianggap mengerikan. Tetapi ketika orang-orang merenungkan hal itu, otak Anda dengan otomatis akan mencari pikiran atau sesuatu yang bahagia.

Itulah rahasia dari Bhutan yang menjadi negara paling bahagia di dunia. Orang-orang di Bhutan yang setiap hari merenungkan kematian, justru membuat mereka makin menikmati hidup tiap detiknya.

Sumber: bbc.com

2,024 total views, 4 views today

Komentar Anda

komentar

About Bintang Mars

Berdiri semenjak tahun 2003. Tetap bertahan sampai saat ini berkat kepercayaan para customer setia kami. Berusaha memberikan yang terbaik,melayani dengan hati. Karena kami yakin bahwa kepuasan anda adalah masa depan kami.

banner bawah bm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top