HALIM-2014-REV-3-Rev-21-Jan-2014

Kisah Nyata : Anak Pedagang Es ini Sukses Menjadi Sarjana

Achara Poonsawat dengan nama panggilan  ‘Nin’ telah  kehilangan ayahnya ketika ia masih bayi. Dia dibesarkan oleh ibunya, yang otomatis menjadi teladan dan contoh hidupnya. Melihat perjuangan hidup ibunya membuat Nin memperoleh pelajaran berharga. Gadis kecil ini secara bertahap melatih dan membiasakan dirinya untuk tidak pernah menyerah,meskipun kesulitan yang terbentang di hadapannya.

Ibu Nin tidak pernah mengenyam pendidikan formal, namun dia menjadi inspirasi utama bagi Nin. Ibu Nin mencari nafkah dengan menjual buah-buahan segar dengan gerobak, berkeliling-keliling pasar di provinsi Petchburi dari fajar sampai senja.

slide02-en

Nin dibesarkan dalam suasana sulit. Cara ibunya mendidik juga tidak lazim. Dia mengajarkan Nin untuk mengamati,menganalisis, mencoba , dan menghadapi masalah dengan keberanian. Dia mendorong putrinya untuk mendapatkan jawaban dari pertanyannya sendiri, sementara ia mengawasinya dari kejauhan. Pola asuh semacam ini menjadi inspirasi bagi Nin untuk berpikir akan sesuatu yang baru, dan belajar untuk menjadi inovatif.

Saat liburan sekolah pada usia 7 tahun, Nin berusaha menjual es Nanas yang dibuat ibunya untuk dijual di pasar guna membantu ibunya mendapatkan tambahan penghasilan. Akhirnya atas dukungan organisasi AIS, yang menyediakan beasiswa, dapat memberikan dukungan keuangan bagi NIn untuk menyelesaikan studinya sampai meraih gelar Sarjana.

nil-pic-mobile (2)

Mimpi Nin untuk menjadi seorang Guru telah menjadi kenyataan. Saat ini, ia mengajar siswa SD. Ia mendidik tidak hanya memberikan pelajaran reguler, namun juga menekankan akan pentingnya pengalaman hidup seperti yang telah ia pelajari dari ibunya tercinta.

26,901 total views, 2 views today

Komentar Anda

komentar

About Bintang Mars

Berdiri semenjak tahun 2003. Tetap bertahan sampai saat ini berkat kepercayaan para customer setia kami. Berusaha memberikan yang terbaik,melayani dengan hati. Karena kami yakin bahwa kepuasan anda adalah masa depan kami.

banner bawah bm
Top